Buku
ini mencoba mengupas fenomena “mengapa perdagangan
amoi Singkawang terjadi, berlangsung hingga kini, dan
sulit untuk dihapuskan?”
Memang, di satu sisi, perdagangan amoi mampu
mengembangkan perekonomian Kota Singkawang.
Namun di sisi lain, perkembangan tersebut
menyaratkan amoi sebagai tumbalnya.
Banyak di antara amoi yang diperdagangkan
mengalami penipuan, pemaksaan untuk menjadi pelacur,
bahkan penyiksaan fisik dari para calo dan laki-laki
Taiwan/Hongkong yang mengawininya.
Yogyakarta: Kerjasama Ford Foundation dengan
Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas
Gadjah Mada, 2004.
ISBN 979-8368-95-9
Copyright © by United Singkawang All Right Reserved.