|
| Tidak ada kegiatan untuk 30 hari ke depan |
|
| |
|
|
|
|
| Replika Koin Raksasa Rekor MURI |
|
 Setelah Kue Keranjang dan Lampion Terbesar serta Naga Terpanjang tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), pada Festival Imlek dan Cap Go Meh tahun ini, Kota Singkawang menampilkan Replika Koin Raksasa. “Rencananya Replika Koin Raksasa ini akan memecahkan rekor MURI lagi,” kata H Abdul Mutalib SE ME, Wakil Walikota Singkawang kepada Rakyat Kalbar, kemarin (26/1).
|
|
|
|
|
|
| Singkawang Berlangitkan Lampion |
|
 Ketika memasuki Kota Singkawang, para pengunjung akan disuguhi taburan lampion di langit. Ratusan bahkan ribuan lampion berukuran sedang sengaja dipasang di atas ruas-ruas jalan di Kota Amoy ini. Lampion warna merah yang dipasang berjejer melintang itu memanfaatkan bangunan di kiri dan kanan jalan raya. Letaknya tidak terlalu tinggi, tetapi tidak mengganggu para pengguna jalan.
|
|
|
|
|
|
| Per Hari Raup Jutaan Rupiah |
|
 Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan Capgome 2654, para pedagang pernak-pernik di Kota Singkawang meraup omzet hingga jutaan rupiah per hari. “Rata-rata omzet kita per hari Rp 3 juta, dari tahun ke tahun sekitar segitu omzetnya. Setiap hari pasti ada yang terjual,” kata A Ken, Pemilik Toko Dunia Sehati di Jalan Sejahtera Kota Singkawang ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli, Jumat (25/1) lalu.
|
|
|
|
|
|
|
 Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang mengultimatum Panitia Festival Imlek dan Cap Go Meh 2013 agar melarang tatung kotor dan sadis ikut pawai. Misalnya tatung yang gemar memakan anjing dan darahnya, kepala kucing, ayam, atau babi mentah. “Yang ikut pawai itu tatung yang bersih-bersih saja. Kalau ada tatung kotor dan sadis jangan diikutkan. Kalau mereka komplain dengan larangan saya, maka saya persilakan untuk menghadap saya,” tegas Drs H Awang Ishak MSi, Walikota Singkawang, kepada wartawan, Selasa (22/1).
|
|
|
|
|
|
| Tips Memotret Cap Go Meh di Singkawang |
|
 Cap Go Meh Singkawang di Kalimantan Barat adalah agenda budaya kolosal yang dihadiri oleh 600 tatung (dukun) dari seluruh pelosok Nusantara, bahkan sebagian diantaranya datang dari negara tetangga untuk meramaikan acara ini. Kota Singkawang yang kecil dengan adanya agenda budaya ini mendadak penuh dan bagi para turis dan fotografer yang ingin menyaksikan acara ini. Akibatnya bagi para fotografer pergerakan menjadi kurang maksimal karena sangat ramainya pengunjung.
|
|
|
|
|
|
| Hotel di Singkawang Penuh Saat Cap Go Meh |
|
 Seluruh kamar hotel di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, saat ini sudah habis dipesan untuk Festival Cap Go Meh. Padahal, festival tahunan itu baru akan digelar pada pekan ketiga Februari 2013. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Singkawang, Mulyadi Qamal, Kamis (24/1/2013) menjelaskan, seluruh kamar hotel sudah habis dipesan sejak akhir Desember lalu.
|
|
|
|
|
|
| Festival Cap Go Meh Digelar Lagi di Singkawang |
|
 Festival Cap Go Meh kembali digelar di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Festival serupa yang sudah digelar beberapa kali sebelumnya itu akan dilaksanakan pada 24 Februari 2013 mendatang. Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olah Raga Kota Singkawang H Norman, Sabtu (19/1/2013). "Festival akan dilaksanakan selama satu hari, pada 24 Februari mendatang," kata Norman.
|
|
|
|
|
|
| Potret Buram KPUD Kota Singkawang Dalam PILKADA 2012 |
|
Rapat pleno KPUD Kota Singkawang yang digelar pada hari Selasa, 25 September 2012 di Hotel Dangau Singkawang, menetapkan pasangan nomor urut satu yaitu Awang Ishack-Abdul Muthalib sebagai pasangan peraih suara terbanyak pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang 2012 (PILWAKO). Pasangan nomor urut satu itu unggul dari pasangan nomor urut tiga, Hasan Karman-Ahyadi (INCUMBENT) dengan selisih hampir tiga ribu suara. Hasan Karman-Ahyadi unggul di tiga kecamatan, sedangkan Awang Ishack - Abdul Muthalib unggul di dua kecamatan. Ada empat kandidat yang maju dalam pemilihan walikota Singkawang. Nomor urut satu, Awang Ishack–Abdul Muthalib (A2); nomor urut dua, Henoch Thomas–Rozanuddin (HERO); nomor urut tiga, Hasan Karman–Ahyadi (HKAD); nomor urut empat, Nusantio–Tasman (NUSANTARA).
|
|
|
|
|
|
| 522 Personil Amankan Debat Cawako |
|
Terkait debat kadidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang Kalimantan Barat yang akan digelar di Hotel Aston, Jumat (14/9/2012) malam. Kabid Humas Polda Kalbar Mukson mengatakan pola pengamanan yang diterapkan sama dengan pengamanan yang dilakukan pada debat Cagub dan cawagub.
|
|
|
|
|
|
| Karolin Akui Keberhasilan HK jadi Wali Kota |
|
  Anggota DPR RI, Karolin Margret Natasa dihadapan simpatisan dan para pendukungnya mengakui keberhasilan Hasan Karman menjadi Walikota Singkawang. Keberhasilan itu dibuktikan dengan tampak pembangunan dan majunya pariwisata di Kota Singkawang.
|
|
|
|
|
|
|
|
Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya
[ Alexander Pope ] |
|
| |
|
|
|
|
We received 7800603 page views since Juli 2005 |
|
| |
|
|
|
|