Walikota Singkawang, Hasan Karman mengemukakan, pembangunan tidak dapat
sertamerta dilaksanakan setelah anggaran pendapatan belanja daerah
(APBD) disahkan legislatif dan eksekutif. Ada beberapa tahapan yang
perlu dilakukan di pusat. Hal ini yang banyak masyarakat tidak
mengetahuinya. “Banyak yang mendesak pembangunan segera dilakukan dengan
alasan APBD sudah diketok palu. Ini kadang juga dipolitisir, masyarakat
harus bersabar. Ada tahapan lagi di pusat,” paparnya.
Tahun 2010 ini pembangunan di Singkawang mengalami sedikit kendala.
Beberapa pemasukan daerah menurun. Sedangkan anggaran mengalami defisit
hingga Rp 51 miliar. “Contohnya dana alokasi khusus dari pusat
dikurangi. Sementara defisit kita mencapai Rp 51 miliar. Ini yang
menjadi masalah sekarang, untuk defisit akan ditutupi sebagian dengan
pinjaman daerah,” ujar Hasan Karman.
Dia menolak jika ada pihak yang menyatakan Kota Singkawang minim
pembangunan selama ini. Hasan Karman menganggap pemerintah dan swasta
telah melakukan pembangunan di berbagai sektor.
“Saya jelas menolak
kalau dikatakan tidak ada pembangunan di Singkawang. Orang luar saja
kalau datang pasti komentarnya pembangunan di kota ini sangat pesat.
Pernyataan tidak ada pembangunan itu menyesatkan, ada tendensinya.
Jangan bohongi masyarakat,” kilahnya.
Pemerintah Kota Singkawang, lanjutnya, akan terus membangun walau tahun
ini mengalami kendala keuangan. Targetnya adalah pencapaian
kesejahteraan masyarakat.
“Target pembangunan adalah kesejahteraan
masyarakat. Pemerintah terus akan melakukannya,” ucapnya.Hasan Karman
mengajak masyarakat bersama membangun Kota Singkawang. Salah satunya
dengan menjaga keamanan dengan kondusif. Kalau banyak teror, kata dia,
dapat diminimalisir dengan menggalakan sistem keamanan lingkungan
(siskamling).
“Harus kita lakukan bersama. Kalau memang ada teror ayo
kita siskamling. Selain menjaga keamanan kegiatan tersebut mampu
menumbuhkan semangat gotong-royong dan mempererat silaturahmi antara
tetangga,” tuturnya.(hen)
http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=36413